A Message for Pet Lovers

 Are you a pet lover? Are you a pet owner? Then you MUST read this!

"Ten commandments for a responsible pet owner"

By Ana M. Ricoha

1. My life is likely to last 10-15 years. Any separation from you will be painful.
Remember guys, mereka itu umurnya tidak panjang. kalau sehat, paling lama kira-kira ya 20 tahun. Sudah umurnya pendek, jangan terlalu sering ditinggal pergi. saat-saat bersama kalian itu pasti sangat sangat berarti dalam hidupnya.

2. Give me time to understand what you want of me.
Kadang kita sering marah kalau mereka sulit diatur. diajari untuk duduk, sulit. diajari untuk menangkap dan mengembalikan bola tidak segampang membalikkan telapak tangan. mereka bisa, tapi butuh waktu untuk belajar. mereka butuh waktu untuk memahami apa yang kita maksud, just like people do.

3. Place your trust in me.
Percayalah bahwa mereka tidak akan mencelakaimu, ketika memang kita menyayangi dan merawat mereka, yakin lah mereka mengenal kita, mereka pun menyayangi kita. ketika ada orang asing mereka akan memberi pertanda. ketika ada orang yang mereka rasa jahat, mereka akan memberitahumu dengan cara mereka. They will try their best to do the best for you.

4. Don't be angry with me for long, and don't lock me up as punishment, you have your work, your friends and your entertainment. I ONLY HAVE YOU.
Reward and punishment itu perlu, tapi secukupnya saja. Sejak kita memisahkannya dari induk dan saudara-saudaranya, ya, memang hanya kita yang mereka miliki. Ketika kita marah dan tidak mau bertemu dengan nya dalam waktu lama, kebayang kan apa yang mereka rasakan? 

5. Talk to me. Even if I don't understand the words, I understand your voice when it's speaking to me.
Saya sendiri merasakan, ketika saya marah dengan nada tinggi, peliharaan saya akan diam dan menurut. Ketika saya memintanya duduk dia akan duduk. Ketika saya memanggilnya, dia akan mendekat pada saya. Dan ketika saya menangis, dia akan selalu berada di sekitar saya dan tidak beranjak dari sana. Mereka tidak mengerti bahasa kita, tapi mereka perlahan mengerti lewat nada suara kita.

6. Be aware that however you treat me, I'll never forget it.
It's obvious. Ketika kita memang benar-benar menyayanginya, memberi makan, memandikan, merawat ketika sakit, mereka akan mengingatnya bahwa itulah kita yang melakukannya. Namun ketika kita berbuat tidak baik padanya, mereka pun tidak akan lupa bahwa kita lah yang memperlakukannya seperti demikian.

7. Before you hit me, remember that I have teeth that could easily crush the bones in your hand, but I choose not to.
Mereka bisa menggigit kita, maksud saya, benar-benar menggigit, tapi mereka tidak lakukan karena mereka menyayangi kita. Ingatlah itu, sebelum kita memukul mereka. Punishment jangan diberikan berlebihan teman. :)

8. Before you scold me for being lazy or uncooperative, ask yourself if something might be bothering me, perhaps I'm not getting the right food, I've been out in the sun to long, or my heart may be getting old and weak.
Ini yang biasa kita luupakan. Kita buru-buru marah ketika mereka tidak menurut, ketika mereka malas dan hanya tidur-tiduran saja. coba cek, apa kalian sudah memberi makan? apakah dia sedang tidak sehat? ataukah mungkin memang dia sudah tua...

9. Take care of me when I get old, You too will grow old.
This is clearly obvious. :)

10. Go with me on difficult journeys. Never say, "I can't bear to watch it" or " let it happen in my absence". Everything is easier for ME If you are there. Remember, I LOVE YOU.
 
Saya pernah mengalami ini. Anjing saya tertabrak motor dan tidak bisa berjalan. Bahkan kakinya tidak bisa digerakkan, kalau dipaksa ia akan menggigit karena kesakitan, sungguh! saya berkali-kali digigit sampai berdarah hanya karena saya nggak terima kalau dia tidak bisa lari-lari dan main-main seperti sebelumnya.
Keluarga saya sudah pasrah saja melihat dia tidak bisa bergerak, tidak mau makan dan minum, lemeees sekali. Saya yang kuliah di luar kota akhirnya pulang dan nglaju tiap hari untuk merawatnya. saya sering memeluknya sambil menangis dan membuat ayah saya tersentuh dan menelepon dokter hewan yang dikenalnya. Dokter itu mengatakan anjingku harus rontgen, tapi saya tidak membawanya ke klinik untuk rontgen karena saya tidak punya banyak uang dan tidak mau meminta uang orangtua saya. Saya sempat berpikir untuk memberikannya ke penangkaran hewan, sempat googling tentang tempat-tempat seperti itu, karena saya hampir tidak punya harapan dia akan sembuh.
Tapi rasa sayang pada nya memang terlalu besar....
Akhirnya saya tiap hari menyuapi dia dengan makanan yang kaya protein, "meminumkan" susu ke mulutnya, mengompres kakinya yang bengkak, membersihkan tempat tidurnya ketika dia ngompol (karena tidak bisa berdiri dan jongkok), dan dengan sepengetahuan saya tentang obat anti-inflamasi, analgetik dan antibiotik (dan dibantu kakak saya) saya meminumkan obat-obat itu setiap hari.
Sebelum berangkat ke kampus saya sempatkan merawat dia dan mengajarinya pelan-pelan untuk berdiri, walaupun harus siap-siap tangan berdarah lagi. Begitu terus setiap hari, sampai hampir 1 bulan, dan dengan doa yang terus menerus Tuhan berikan kesembuhan buat dia. :)
Saya bersyukur saya tidak menyerah saat itu, apalagi setelah membaca kalimat ini. "
Go with me on difficult journeys. Never say, "I can't bear to watch it" or " let it happen in my absence". Everything is easier for ME If you are there. Remember, I LOVE YOU. " I have go with her on her difficult time, saat dia benar-benar kesakitan, dia tidak punya tenaga untuk bergerak. Saya memang hampir selalu menangis ketika melihat keadaannya tapi saya berusaha menghadapinya, karena dia memang butuh saya.

Sebaliknya, saya pernah kehilangan anjing yang meninggal saat saya di kampus. rasanya bener-bener sesek, saya tidak menemaninya di saat-saat terakhir. Saya ingat saya sering marah pada anjing itu, sering memukulnya, menguncinya di kandang, dan saya benar-benar menyesal... dan tidak akan mengulangnya lagi.

Ini dia foto anjing kesayanganku sekarang, yang sudah sembuh dari sakitnyaaa.. Namanya Cilla dan dia sangaaaaat aktif. Dia suka bermain bola, dia suka menangkap shuttle cock yang jatuh ketika aku dan adik-adikku bermain bulutangkis, dia suka tiduran di kolong meja atau kursi, tapi ketika memang ngantuk, dia kayak kebooooo. hehe :)



 sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Thankyou so much! :)

It's been a long time after the last post I have posted. It's been a long time after my birthday. It's been a long time after the "tragedy" that was happened in my life. It's been a long time after my life's changed. And this is the time I have to share the good things, and delete permanently the bad things in my blog.

Pertama-tama saya ucapkan halo pada kalian semua, dan kalian akan menjawabnya dengan "haaaai". Saya ucapkan hai dan kalian menjawab "halooooo". Saya bilang, "Halo-halo-hai" dan kalian menjawab, "Hai-hai-halo". Hahahaha, itu adalah sapaan tradisi yang sudah turun temurun, mendarah daging, dan beranak pinak (opo seh) di dunia Forum Anak.

wah, banyak sekali yang ingin saya ungkapkan di blog ini. :)

Saya katakan bahwa my life has changed now, because of a tragedy. Sebenernya tragedi apa sih?
Kejadian itu adalah salah satu pengalaman hidup yang sangat berharga bagi saya. Yaitu ketika saya dipisahkan dari "sesuatu" yang sangat berharga bagi saya, ketika saya dicacimaki oleh seseorang yang sebelumnya (wrongly) sangat saya sayangi, ketika orang itu pula yang membuat saya punya musuh. Bahkan orang itu pula yang menciptakan cerita-cerita tidak benar dan sampai ke telinga teman-temanku, fortunately, teman-temanku baik dan mereka memberitahuku.Hehe :)

Pernahkah teman-teman mempunyai "sesuatu" yang sangat disayangi? mungkin sahabat, saudara, hewan peliharaan, barang kesayangan yang berarti?
Rasanya seperti apa jika kemudian tiba-tiba "dia" yang kalian sayangi itu out of your reach?
Kalau kata anak gaul jaman sekarang, rasanya nyesek. hehe..

Pernahkah teman-teman merasakan orang yang kalian sayangi berubah seluruhnya, yang sebelumnya membawa kebahagiaan tiba-tiba menghancurkan semuanya? yang sebelumnya mengatakan kebaikan tiba-tiba mengatakan hal-hal buruk?
Bagi saya, memang (kalo anak gaul jaman sekarang bilang) nyesek banget. Jauh, jauh lebih daripada itu.

Tapi justru inilah yang saya syukuri.
Seluruh keluarga saya tahu akan hal ini, ketika saya menangis di gereja, mereka tahu benar apa yang saya rasakan, mereka lah yang menghibur saya dan menguatkan saya kembali. Mereka meyakinkan saya bahwa Tuhan punya rencana baik, Tuhan tak pernah tinggal diam, dan, siapapun yang menanam maka ia akan menuai. Saya sungguh merasakan "keluarga" saya dalam masalah saya, sebelumnya saya jarang sekali menceritakan masalah-masalah saya pada mereka. Tapi mulai saat itu saya tahu, kekuatan saya ada di dalam mereka.
Adalah hal yang sangat salah ketika saya memprioritaskan pacar atau teman diatas keluarga. Mereka bisa pergi begitu saja tanpa rasa bersalah, tapi keluarga takkan meninggalkanmu. Mereka bisa berubah dan "membuang"mu, tapi keluarga akan tetap memilikimu. Mereka bisa menjatuhkan mu dan menusukmu dari belakang, tapi keluarga akan menguatkanmu. Mereka bisa berpura-pura menyayangimu dan memanfaatkanmu, tapi KELUARGA SUNGGUH MENYAYANGIMU.

Awalnya, rasa dendam tidak mau pergi, apalagi tanpa ada kata maaf yang terucap dari "pihak"nya. Tapi Tuhan bertindak. Ketika itu, malam Paskah, saya ke gereja bersama saudara-saudari. Di akhir misa, saya merasakan sungguh-sungguh rindu pada "sesuatu" yang sangat saya sayang dan tidak akan bisa kutemui lagi. Saya ingat ketika "dia" menunggu saya pulang kuliah di rumah, ketika "dia" selalu tidur di kaki saya saat saya belajar, ketika "dia" selalu mengajak bermain saat saya menangis, ketika "dia" tidur di samping tempat tidur saya saat saya pun tidur, ketika "dia" ngumpet di bawah kursi saat saya marah... hahaha. dan saya tidak akan pernah melihatnya lagi. Saya mulai menangis di gereja. Rasa marah, dendam, benci pun mulai mengikuti. Perasaan makin tidak menentu saat malam Paskah itu.
Kemudian saya berdoa dan berdoa. Dimana pun "dia" sekarang, Tuhan yang akan menjaganya. Saya hanya berdoa dan berdoa, "dia" selalu sehat, tetap lincah dan masih ingat pada saya. hehehe. Saya pun berdoa, saya butuh kekuatan dari Tuhan.

Ternyata Tuhan mengabulkannya, walau saya tidak tahu bagaimana kabar "dia" sekarang, tapi saya yakin sampai kapanpun "dia" tidak akan lupa pada orang yang membesarkan "dia", dan saya memang diberikan kekuatan dari Tuhan sejak malam Paskah itu. Saya diberi kekuatan untuk merelakan, kekuatan untuk memaafkan, kekuatan untuk mengampuni dan menghadapi hari esok dengan harapan baru, Saya tahu Tuhan akan berikan kebahagiaan yang jauh, jauh lebih besar dari yang telah hilang.

Sampai saat ini tidak ada kata maaf dan saya tidak mengharapkannya lagi, saya bersyukur, sebab saya telah lama diberikan kekuatan pengampunan dari Tuhan.
Trimakasih, hai, kamu yang tidak lagi saya kenal, kepergianmu membuat hidup saya berubah menjadi jauh, jauh, jauuuuuh lebih baik. :) :) :)

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments