This is it! Omelet kentang ala Chef Valent Quinn! XD

Satu hal yang menyenangkan berada di rumah tanpa pembantu adalah, bisa bereksperimen masak-masak tanpa ada yang ngeliatin, mbantuin, bahkan ngomentarin. hahahaha..




jadi pagi ini aku bikin sarapan berjudul Omelet Kentang. Dulunya aku pernah baca resep tentang masakan ini, lalu aku bikin seingetku aja dengan berbagai modifikasi (baca: keterbatasan)
Ini resep aslinya setelah tadi aku browse :
Sumber : Majalah Lisa

Kategori Masakan : Masakan Eropa

Perkiraan Waktu Pembuatan : 0.5 - 1 Jam

Disajikan Untuk : 6 Orang

Bahan-Bahan :
750  gr kentang besar
sdm minyak goreng kunci mas
bh bawang bombay, iris dadu 1 cm
siung bawang putih, haluskan
75  gr salami, iris dadu 1 cm
btr telur, kocok lepas
sdt garam
sdt merica

Cara Mengolah :
1.kupas dan potong kentang dadu 2 cm.
2.rebus kentang hingga lunak. Tambahkan 1/2 sdt garam. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.
3.Tumis bawang bombay hingga harum. Masukkan kentang, salami, garam, dan merica. Aduk - aduk sebentar.
4.Panaskan minyak, tuang kocokan telur. Setelah agak keras, masukkan tumisan kentang.Masak hingga bagian bawah telurkering.
5.Masukkan wajan dadar dalam oven, panggang hingga bagian atasnya kering


Tapi yang kubuat sedikit berbeda, dengan telur hanya 2 butir, dan nggak di panggang melainkan digoreng. sebenernya di rumah sini ada sih microwave nya, cuma kan kalo di Solo nggak ada microwave, jadi biar besok-besok bisa masak lagi ya belajarnya nggak pake microwave. hahahaha..


So, This is it! Omelet kentang ala Chef Valent Quinn! XD

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

kalau aku masih Dek Ina kecil . .

Sebelumnya aku mau ucapin Selamat Idul Fitri untuk yang merayakan. mulai dari nol ya mbak, mas.. :D

Berhubung lebaran nih, tradisi yang tak berubah tiap tahunnya adalah, si emak mudik ke kampung halaman, alhasil nggak ada yang beres-beres rumah, cuci baju cuci piring, masak, mandiin adek..
dan otomatis yang mengerjakan itu semua ya mama dan aku (sama kakakku). Begitu pula malem ini, aku bantuin mama masak setelah tadi ngepel rumah. Ada bermacam jenis masakan kuhidangkan di meja makan, lalu tibalah saatnya aku makan semeja dengan kakak tertua ku (jarang nih, berhubung si kakak pertamaku ini kuliah di Jakarte dan sekarang co-ass pindah-pindah Rumah Sakit, jadi jarang ketemu apalagi makan bareng), kakak keduaku, dan mama.
Singkat cerita, si kakak tertuaku meng-kritik aku yang makan banyak dan lalalala lah pokoknya. Tiba-tiba aku jadi inget masa lalu..


Dulu waktu aku masih kecil, ya, masih serumah dan dolan sama kakak2ku, aku sering banget dibikin nangis sama mereka. entah mereka yang keterlaluan atau aku yang lebay, aku yang lebay deh kayaknya. hehe.
Misalnya, dulu aku punya kartu nama temenku, di kartu nama itu gambarnya teletubies, apa yaa, Po deh kayaknya. Ya wajar lah, kan masa masa imut-imut dulu tontonannya masih teletubies apalagi untuk kartunama anak-anak kan ya wajar donk gambarnya teletubies. kalo gambarnya Titanic barulah terheran-heran.
Kartu nama itu aku tempel di kamarku (aku juga nggak ngerti kenapa nggak dimasukin dompet, bahkan aku nggak ngerti dulu aku punya dompet apa enggak), terus kedua kakakku itu ngejek lah.
"HAHAHAHAHA masa kartunama gambarnya teletubies! foto kek! ndeso banget sih.. HAHAHAHA"
"HAHAHAHAHA iya ya, ternyata temen-temenmu teletubies ya! hahahahahahaha"
ato gimana lah kata-katanya aku juga lupa, yang jelas mereka tertawa bahagia sambil nunjuk-nunjuk gitu.

Sebenernya kalo dipikir-pikir, yang diejek tu temenku lho. tapi aku langsung nangis sambil marah-marah bentak-bentak gitu. dan entah kenapa setiap aku nangis kayak gitu malahan kakak-kakakku seneng buanget, makin seru lah mereka ngejeknya, makin nangislah aku sambil ngambek mutung ga jelas.
yaaaa dan semacamnya lah, sesuatu yang diributkan nggak penting gitu.

Kalau aku masih Dek Ina kecil, aku mungkin tadi udah sewot, terus ribut sama kakakku, mana kakakku yang satunya juga disitu, pasti mbantuin kakakku yang pertama. terus ribut terus, terus kalah, terus nangis, terus ngambek, terus terus terussss..

But now I have grown up bro, sis :D
Nggak semua yang aku denger itu benar, nggak semua harus aku terima mentah-mentah, nggak boleh menangkap dan menanggapi segala sesuatu dengan emosi dan sewot. Kalian nggak bisa lagi semudah dulu membuat Dek Ina nangis dan rewel, kalian nggak bisa lagi semudah dulu tertawa menertawakan diriku, hahahahaha..
Yah, walaupun tetep aja Dek Ina yang sekarang nggak terlalu tegar, tapi dalam tahap kok kakak-kakak. Terimakasih ya kalian sudah ikut membentuk karakterku menjadi lebih keras dan tegar, dan nggak rapuh lagi. Love youuuuuu. :*


sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

ternyata KECANTIKAN lebih penting dari KESEHATAN?

Kuliah hari ini, di Joglo Fakultas Kedokteran UNS, masih mengenai neoplasma, yaa, karena ini blok yang sedang kutempuh.

Neoplasma bisa diterapi dengan berbagai cara, dengan bedah, ya, tentunya dengan bedah onkologi karena mengambil tumor (ps, tumor disini lebih refer ke neoplasma, bukan tumor sejati) dari tubuh seseorang itu nggak asal babat aja. tapi kadang ada kasus dimana tidak memungkinkan untuk dilakukan tindakan invasif bedah tersebut, dan alternatif terapi nya adalah dengan radiasi maupun kemoterapi. Misalnya, kasus dimana ditemukan neoplasma ganas di daerah nasofaring, terapi yang lebih dianjurkan bukanlah pembedahan namun radiasi. Dan inilah satu cerita yang cukup menarik dari dosen tadi pagi :)


Ada seorang gadis yang cantik, yang saat itu menjadi pasien sang dokter karena kasus neoplasma ganas di daerah nasofaring. Karena tidak mungkin dilakukan pembedahan untuk mengangkat tumor tersebut, direncanakan akan dilakukan terapi radiasi, dimana mungkin akan menimbulkan beberapa perubahan, yang memang merupakan efek samping terapi radiasi itu sendiri. Setelah beberapa kali biasanya kulit tampak merah, gosong, lama-kelamaan mengering dan gatal. Tetapi ada juga yang sebaliknya: kulit menjadi lembab, basah, dan mengalami iritasi/lecet, terutama di lipatan-lipatan tubuh. selain pada kulit, ada juga berbagai efek samping lainnya.

Singkat cerita, setelah menandatangani inform consent (maybe, yang jelas sudah setuju dan sudah persiapan tindakan), muncullah suara-suara dari luar yang mengojok-ojoki (opo kuwi, ya pokoknya me..... mempengaruhi gitu lah) si cewek ini.
"eh, Nabila (halah, sinetron banget), kalo kamu mau diterapi radiasi, apalagi itu kan di daerah wajahmu, nanti kamu nggak cantik lagi lho. ada merah-merah, gosong, hii, kan sayang tu mukamu yang cantik."
"eh, Nabila, nanti wajahmu yang sering perawatan di Natasya itu jadi rusak lagi lho! sayang banget uangnya daripada buat terapi mending buat facial aja yuuuk ciin."
"eh, Nabila, nanti wajahmu udah jelek makin jelek aja lho."
yang ketiga ini lah yang membuat si cewek ini jadi mikir-mikir, "apa aku jelek ya?" "apa benar ya kata temen-temenku? jangan-jangan terapi radiasi ini akan merusak wajahku."
akhirnya, si cewek yang (katanya) cantik ini lebih sayang pada kecantikannya dan mengorbankan kesehatannya. yaaaa, dia menolak diterapi apapun yang mungkin memiliki efek terhadap wajah cantiknya.

Kalo aku jadi cewek itu, mungkin aku memilih untuk tetep melakukan terapi radiasi saja. syukurlah mukaku jelek jadi nggak mikir jauh jauh hahahahahahahaha.. :D

Padahal, apa yang bisa kita dapatkan dari kecantikan tanpa kesehatan? kalo kata mbak-mbak miss universe, Healthy Inside, Fresh Outside, dan aku percaya kata-kata itu (buktinya mereka cuantik-cuantik)
Kesehatan tu mahal harganya lho, walaupun kecantikan juga mahal sih, yang pada perawatan dan lalalala apalagi yang sampe ketergantungan gitu, mahal sih tapi bukan suatu keharusan kan. Kita bisa melakukan banyak hal kalo kita sehat, walaupun kita nggak terlalu cantik atau ganteng. Ya kan? Nggak bakal kok, kita dilarang hidup gara-gara jelek!
Nah kalo kita cantik atau ganteng, tapi nggak sehat? Apalagi memelihara tumor kayak kasus di atas. buat apaa? Penyakit tu bisa "menggerogoti" tubuh kita perlahan, otomatis menghalangi kita untuk melakukan banyak hal, makan nggak enyak, tidur nggak enyak, kerja nggak enyak, belajar nggak enyak, dan sebagainya, bahkan menghalangi kita untuk menikmati hidup.
Lebih baik lagi, pelihara kesehatan terutama, lalu pelihara penampilan, karena penting juga sebenernya :)

di beberapa kali kuliah disebutkan, mahasiswa kedokteran sekarang adalah ujung tombak yang harus mempromosikan kesehatan di kalangan masyarakat luas. model dokter masa depan seharusnya promotif, bukan hanya kuratif atau rehabilitatif. bahkan aku pengen suatu saat mewujudkan kata-kata seorang dokter saat itu, untuk membangun Rumah Sehat, bukan Rumah Sakit lagi, di masa depan. Amin.. :)

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Adaptasi sel - Lesi sel - Neoplasma. Hubungannyaa??


Perubahan sel karena stimulus dan injuri serta hubungannya dengan proses adaptasi sel, lesi sel dan neoplasma.


Jika stimulus yang menimbulkan injuri diberikan kepada sebuah sel, efek pertama yang penting adalah lesi biokimia, yaitu proses perubahan kimia pada salah satu atau lebih reaksi metabolik dalam sel. Bila kerusakan biokimiawi sudah terjadi, sel dapat mengalami manifestasi atau tidak mengalami manifestasi kelainan fungsional, hal ini tergantung pada luasnya gangguan produksi energi dan luasnya gangguan fungsi membrane sel. Pada banyak kasus cedera, mungkin dapat terjadi kegagalan kontraksi, sekresi atau kelainan aktivitas sel lainnya. Namun pada keadaan lain, sel masih memiliki cukup cadangan tanpa menimbulkan gangguan fungsional. Hal ini terjadi karena adanya mekanisme adaptasi seluler terhadap berbagai macam stimulus baik secara fisik atau kimiawi. Mekanisme adaptasi yang terjadi adalah adaptasi patologik, yaitu dengan terjadinya hyperplasia, hipertrofi, atrofi, atau metaplasia. Namun apabila mekanisme adaptasi ini tidak terjadi atau sudah tidak mampu mengatasi stimulus yang terus menerus, maka akan terjadi cedera fungsional sel yang kemudian dapat menyebabkan perubahan morfologik pada sel yang cedera. Perubahan morfologik ini paling tidak secara potensial reversible, yaitu jika rangsang yang menimbulkan cedera tersebut dapat dihentikan, sel-sel akan menjadi sehat kembali seperti semula. Sebaliknya apabila pengaruh berbahaya ini tidak dapat diatasi, dapat terjadi kematian sel.
Terjadinya cedera sel yang berulang-ulang akan menyebabkan DNA yang berusaha memperbaiki menjadi rusak, sehingga menyebabkan mutasi dalam genom sel somatik. Hal ini dapat menyebabkan aktivasi onkogen yang meningkatkan pertumbuhan, mengganti gen p53 yang mengatur apoptosis serta menonaktifkan gen supresor kanker. Hal-hal ini akan mengganggu regulasi pertumbuhan sel sehingga pertumbuhan sel tidak terkendali, dengan kata lain menjadi sel neoplastik.

Sumber : catatan kuliah, Patofisiologi Sylvia, tambahan dari mba Penny :) 
Gambar : http://www.beltina.org/pics/apoptosis.jpg

hehehe.. ini adalah "PR" -  kalo anak SD-SMP-SMA bilang - ku tentang neoplasma, yaaaa, aku masuk ke blok neoplasma minggu ini sampai kurang lebih 4 minggu ke depan. hope I will do great for my parents and people I love :)

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

That's the way I love You

"The Way I Loved You" (Taylor Swift)

He is sensible and so incredible
And all my single friends are jealous
He says everything I need to hear and it's like
I couldn't ask for anything better
He opens up my door and I get into his car
And he says you look beautiful tonight
And I feel perfectly fine

But I miss screaming and fighting and kissing in the rain
And it's 2am and I'm cursing your name
You're so in love that you act insane
And that's the way I loved you
Breakin' down and coming undone
It's a roller coaster kinda rush
And I never knew I could feel that much
And that's the way I loved you

He respects my space
And never makes me wait
And he calls exactly when he says he will
He's close to my mother
Talks business with my father
He's charming and endearing
And I'm comfortable

But I miss screaming and fighting and kissing in the rain
And it's 2am and I'm cursing your name
You're so in love that you act insane
And that's the way I loved you
Breakin' down and coming undone
It's a roller coaster kinda rush
And I never knew I could feel that much
And that's the way I loved you

He can't see the smile I'm faking
And my heart's not breaking
Cause I'm not feeling anything at all
And you were wild and crazy
Just so frustrating intoxicating
Complicated, got away by some mistake and now

I miss screaming and fighting and kissing in the rain
It's 2am and I'm cursing your name
I'm so in love that I acted insane
And that's the way I loved you
Breaking down and coming undone
It's a roller coaster kinda rush
And I never knew I could feel that much
And that's the way I loved you oh, oh

And that's the way I loved you oh, oh
Never knew I could feel that much
And that's the way I loved you

I don't know why I write this song here. I just felt something different deep inside while I was listening to this song. The lyrics.. mmm.. I dont know..
I love Taylor Swift's songs, they seem so real, something that really happened in a life. I can feel it. :)

But I miss screaming and fighting and kissing in the rain
And it's 2am and I'm cursing your name
You're so in love that you act insane
And that's the way I loved you
Breakin' down and coming undone
It's a roller coaster kinda rush
And I never knew I could feel that much
And that's the way I loved you

 

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

SAHABAT SEJATI itu seperti BAYANGAN?

Happy Sunday people, :)
Seperti biasanya hari Minggu umat Kristiani akan ke Gereja untuk mengikuti perayaan Ekaristi. So do I. Karena aku menginap di Salatiga, dan rencananya sore hari aku harus mengikuti rapat Paguyuban Duta Wisata Boyolali, maka aku harus ke gereja di Salatiga saja.

Semalam aku tidur sekitar jam 03.30 waktu Salatiga akibat ngobrol ngalor ngidul dengan teman-teman FANJateng. Sedangkan misa di gereja sini adalah jam 08.00 waktu Salatiga. Sekitar jam 6 aku dibangunkan seorang teman dan langsung bersiap, it means that I only spent around 150 minutes for sleeping. alhasil, ketika aku di gereja, ngantuk luar biasa.

Tapi kenyataannya di gereja aku bisa mengikuti dengan cukup baik, ndengerin bacaan Kitab Suci dengan baik walau sambil merem, dan ndengerin homili dengan baik juga walau kadang-kadang merem juga.tapi I got it kok! Buktinya, aku menulis post ini berdasar salah satu dari isi khotbah Romo tadi pagi.

Beberapa tahun yang lalu, entah tahun berapa, yang jelas saat sang Romo sudah lahir sudah bisa nonton TV dan bisa memahami orang-orang d dalam TV itu berbicara, ada tayangan Grand Final Pemilihan Putri Indonesia. Sebenarnya, selama saya hidup dan nonton Pemilihan Putri Indonesia, sesi terakhir yg saya ingat adalah pertanyaan di tahap 5 besar (atau 3 besar ya), yang jelas bukan 2 besar. Lalu akan dipilih pemenangnya beserta runner up-runnerr up nya. Tapi kata sang Romo, saat itu tinggal 2 makhluk perempuan yang cantik jelita diinterogasi.

"Hai wanita cantik, bagaimana pendapatmu mengenai pernyataan ini : SAHABAT SEJATI itu seperti BAYANG-BAYANG?"
"Saya sangat setuju dengan pernyataan tersebut, karena kemanapun kita pergi, sahabat itu seperti halnya bayang-bayang, dimana ia akan selalu mengikuti kita dan tak pernah bisa kita tinggalkan."
"Saya tidak setuju dengan pernyataan tersebut, karena sahabat sejati sebaiknya tidak hanya muncul saat kita terkena cahaya, dan tidak terlihat pada saat gelap. Sahabat sejati seharusnya ada disaat kita senang terutama disaat kita menderita."

Pendapat masing-masing orang boleh berbeda-beda, dan kedua pemikiran di atas diungkapkan oleh dua wanita cantik Indonesia (aduh please ya lent, ga penting contak cantik contak cantik -_____-"). Walaupun secara redaksional mungkin berbeda, tapi intinya seperti yg aku tulis di atas, menurut Romo yg berkhotbah tadi.
Temen-temen juga pasti memiliki pilihan sendiri, mana jawaban yang paling "ngeh". Kalo aku pribadi, aku memilih jawaban yang kedua.

Sejak SD, aku banyak nulis di buku harianku, tentang teman-teman yang aku anggap sebagai sahabat. beberapa halaman pertama aku membangga-banggakan mereka, tapi lama kelamaan, aku akan menulis satu persatu kekecewaanku pada mereka. Lalu aku menemukan lagi teman-teman yang kuanggap sahabat dan kemudiaaaaan sama lagi seperti itu. dan seperti itu dan seperti itu terus.
Aku dan pemikiranku sejak kecil selalu membayangkan seorang sahabat yang sempurna, yang selalu ada saat suka dan duka, yang nggak egois, yang nggak berkhianat demi kepentingannya sendiri, yang mau menerima kita apa adanya, yang mau memberitahu kesalahan kita agar bisa jadi lebih baik, tapi kenyataannya?

Orang-orang banyak bikin status facebook "kalo lagi butuh aja dateng, kalo nggak lupaaa!!"
ataau "katanya sahabat! ternyata kamu kayak gituu!!"
tapi di sisi lain ada status juga seperti ini "kemana kalian saat ku butuh?"
walau ada juga yang menulis "aku sayang kalian sahabat-sahabatku"
yang terakhir ini, biasanya adalah orang-orang yang sedang galau gundah gulana sedih menderita tersiksa terbuang sia-sia kemudian dia dibantu oleh sahabatnya entah dalam bentuk apapun.

Lama-kelamaan aku jadi memikirkan hal ini. bahwa sahabat itu juga manusia, waktu mereka nggak cuman buat kita aja. mereka juga punya masalah mereka sendiri. mereka punya karakter diri mereka masing-masing. mereka punya kehidupan yang urusannya berbeda dengan kita. mereka punya kesedihannya sendiri dan kebahagiaannya sendiri. mereka bukan superhero yang bisa selalu datang tepat waktu ketika ada bunyi "piip piip piip" dari hidung atau jam tangannya.

Ketika aku sendiri memosisikan diri sebagai sahabat dari sahabatku, aku menyadari hal itu, aku nggak bisa terus-terusan memikirkan dia setiap saat setiap waktu apalagi kalo sahabatku itu cewek, bisa dikira aku lesbi kalo hanya dia di dalam pikiranku. Aku harus mikirin kuliah, ujian, OSCE, duit, makan, organisasi, belum ntar kalo lagi galau. Aku mungkin sibuk dengan duniaku dan dia sibuk dengan dunianya sendiri, ketika kita bahagia bukan berarti melupakan atau mencampakkan satu sama lain tapi mungkin ada berbagai keterbatasan baik tempat waktu dan lalalala untuk bisa dibagikan dengannya. Lalu ketika aku dalam keadaan down aku mencari dia, sms, telepon, buat sekedar cerita karena kutau dia yg bisa membuatku lebih plong. Sebaliknya, ketika dia sedih dia akan mencariku. Hal ini menyadarkan bahwa, sebaiknya kita nggak ngejudge sahabat itu "cuma inget kalo lagi butuh", karena itu manusiawi banget. kita sendiri melakukannya juga. Justru menurutku itu artinya sahabat kita benar-benar pecaya sama kita dan mengandalkan kita.


Untuk yang marah-marah sama sahabatnya karena mungkin menyakiti hati kita, mungkin aja dia hanya mau menngingatkan kita soal kesalahan atau kekurangan kita, biar kita jadi lebih baik, bukan begitu teman-teman?


Aku sendiri nggak mengidamkan lagi sahabat seperti di negeri dongeng itu, aku cuma berusaha jadi sahabat yang baik untuk sahabatku. semoga dia juga melakukan hal yang sama denganku.
  

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

FORUM ANAK JAWA TENGAH (FANJATENG)


Anak merupakan anugerah dan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga perlu kita syukuri dan kita pelihara bersama demi keberlangsungan kehidupan yang akan datang. Anak merupakan generasi penerus bangsa dan sebagai pondasi untuk membentuk karakter sebuah bangsa. Jika sejak kecil anak tidak mendapatkan perhatian dengan baik atas hak-haknya, berarti secara tidak langsung kita juga termasuk orang-orang yang telah merusak negara. Setiap anak berhak mendapatkan hak-haknya secara komprehensif, baik itu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi.

Kondisi yang ada di Provinsi Jawa Tengah, ternyata masih ada beberapa permasalahan yang dialami oleh anak-anak, misalnya; adanya pernikahan disusia anak, hamil diluar nikah, gizi buruk, penggunaan narkoba, rokok, perjudian dan miras, fasilitas pendidikan anak yang kurang memadahi, setiap kecamatan tidak ada tempat bermain untuk anak-anak secara Cuma-Cuma, gaya hidup yang salah, banyak pekerja anak, tingginya anak putus sekolah, merebaknya film porno dikalangan anak-anak, banyaknya anak terlibat dalam pencurian, banyaknya anak terlibat dalam tawuran, kurang maksimalnya perhatian pemerintah terhadap anak-anak, banyaknya anak-anak melanggar peraturan lalu lintas, kurangnya ilmu kegamaan dan akhlak pada anak-anak, tingginya standar UAN, kurangnya kesadaran orangtua/anak mengikuti pendidikan, dan masih banyak lagi permasalahan tentang perlindungan anak yang lainnya.

Dari beberapa permasalahan tersebut di atas, seharusnya dijadikan sebagai bahan pemikiran bersama oleh semua pihak (stakeholder) yang berkaitan dengan perlindungan anak (baik orangtua, masyarakat, maupun pemerintah). Dalam upaya perlindungan anak, tentunya pemerintah Jawa Tengah tidak bisa berjalan sendiri untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada tersebut di atas. Namun hendaknya pemerintah Jawa Tengah harus menggandeng stakeholder yang ada di Jawa Tengah, diantaranya; Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Organisasi Keagamaan, Organisasi/kelompok anak, Perguruan Tinggi, Pengusaha, dan masyarakat secara umum.

Di Jawa Tengah sudah ada beberapa kelompok anak (Forum Anak, OSIS, Pramuka, PMR, dsb), namun belum bisa diberdayakan secara maksimal oleh pemerintah Jawa Tengah untuk ikut membantu menyelesaikan beberapa permasalahan yang ada. Disamping itu, anak-anak juga belum dilibatkan dalam musyawarah-musyawarah yang dilakukan oleh Pemkab Semarang, misal dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kab. Semarang. Menyikapi beberapa hal tersebut, maka perlu sekiranya di Jawa Tengah dibentuk sebuah wadah organisasi/kelompok/forum anak untuk mengkoordinir dari berbagai kelompok-kelompok anak yang sudah ada di Kab. Semarang.

Pembentukan forum anak ini berawal dari kegiatan pertemuan Forum Anak Jawa Tengah” pada tanggal 17-19 Juni 2009 di Agro Wisata Tuntang, yang diikuti oleh perwakilan anak-anak se-Jawa Tengah. Dari kegiatan tersebut, peserta bersepakat untuk membentuk wadah atau forum untuk menyalurkan aspirasi anak-anak Jawa Tengah dan juga sebagai tempat untuk berpartisipasi dan komunikasi. Pada pertemuan tersebut, juga disepakati beberapa hal yang berkaitan dengan keberadaan forum dalam bentuk statuta. Dan pada tanggal 19 Juni 2009 dijadikan sebagai hari lahirnya Forum Anak Jawa Tengah.


OKE ! jujur saja ini memang cuma kopi-pasta dari blog resmi FANJateng, ini blognya :)
makanya pusing banget bacanya, bahasanya terlalu njelimet dan nggak asik dibaca hahahahaha..
oke, intinya forum anak ini terdiri dari anak-anak di Jawa Tengah yang memang bertekad untuk memperjuangkan hak-hak anak. apa saja itu hak-hak anak? we'll discuss next :)


Sebenernya guys, forum anak nggak cuma di Jawa Tengah dan nggak cuma di tingkat provinsi aja. Forum Anak itu ada mulai tingkat kelurahan sebenarnya, lalu kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan ada Forum Anak Nasional juga :)
Beberapa kegiatan forum anak adalah audiensi dengan pemerintah buat "nagih" hak-hak anak yang harus dipenuhi salah satunya oleh pemerintah. kemudian ada juga sosialisasi dengan masyarakat, mulai dari sesama anak sampai dengan orang-orang dewasa, kemudian ada juga lho pertemuan forum-forum anak provinsi di Kongres Anak Indonesia!

Hmm, aku jadi pengen share tentang kegiatanku di Kongres Anak Indonesia yg udah aku ikutin 2 tahun ini, but maybe on the next post (KAI IX dan X). :)


 sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments