KONGRES ANAK INDONESIA IX dan X
Finally, ada waktu luang buat nulis sedikiiiiit tentang pengalamanku memperjuangkan hak-hak anak, sekaligus jalan-jalan ke sana ke mari plus nambah temen seIndonesia :)
Kongres Anak Indonesia?? Apasih??
Kongres Anak Indonesia adalah salah satu event yang diikuti oleh perwakilan anak di seluruh Indonesia, yang mana pemilihan perwakilannya beda-beda tiap provinsi. Ada provinsi yang mungkin Forum Anak Provinsi nya belum berjalan dengan baik, mereka mengambil perwakilan anak dari sekolah A, ada juga yang memang diambil dari para aktivis anak, ada juga yang merupakan perwakilan dari ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), korban bencana dan lain-lain.
Untuk provinsi Jawa Tengah, perwakilannya adalah para Duta Anak Jawa Tengah yang dipilih dengan cara seleksi. Dan puji Tuhan aku dapet kesempatan ikut Kongres Anak Indonesia 2x berturut-turut yaitu Kongres Anak Indonesia IX tahun 2010 di Bangka Belitung dan Kongres Anak Indonesia X tahun 2011 di Bandung. Di tahun 2010, yang diberangkatkan ke Bangka Belitung ada 10 anak, seluruhnya adalah Duta Anak Jawa Tengah 2010 di berbagai divisi, aku sendiri di divisi kesehatan. Kalo di tahun 2011, yang diberangkatkan adalah Duta Anak Jawa Tengah 2011 yang hanya berjumlah 5 anak, pengurus Forum Anak Jawa Tengah 2 anak, anak jalanan, dan anak korban bencana. Kebetulan aku mewakili pengurus FANJateng. Senangnyaaaa.. :)
Kami, perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia berkumpul di satu tempat dengan beberapa agenda dalam waktu kurang lebih 5hari.
1. Sidang. Gila.. mantap jaya kan, anak-anak gaya banget pada bersidang, hehehe. Sidang di KAI jumlahnya banyak, Pleno I, II, III, ada juga sidang komisi. Komisi apa sih? jadi, kami akan dibagi menjadi 5 komisi yaitu Komisi Kesehatan, Komisi Pendidikan, Komisi Perlindungan, Komisi Jaringan, Komisi Partisipasi. Di dalam sidang komisi, anggota komisi dipimpin oleh Duta Anak Indonesia akan merumuskan permasalahan anak di bidang-bidang komisi itu. selanjutnya akan dipresentasikan di hadapan seluruh anggota komisi lain di sidang besar. Sidang dipimpin oleh para pimpinan sidang yang anak-anak juga lhoh. jadi di KAI kami tidak mau diintervensi oleh orang dewasa. hehehe..
Waktu di Bandung, kami sidangnya di Gedung Merdeka, lho, tau kan pasti?? Gedung bersejarah itu. Bangga banget berada di sana hehehehe :')
2. Games. Ya, pasti lah, anak mana sih yang kerjaannya nggak main?? hahahaha.
3. Jalan-jalan. Waktu di Bangka Belitung, kami diajak jalan-jalan ke Bangka Botanical Garden, terus kita juga nanem pohon di . . . mana ya?? lupa namanya. hehehehe.. kalo di Bandung, kita *rencananya* mau ke Trans Studio, tapi karena itu masa liburan ternyata penuh sesak, jadi kita hanya (hanya??) diajak ke kediaman Gubernur (asik banget, disana makanannya uenak mantap banyak pula hehehe) terus ke Saung Udjo, yaitu tempat dimana angklung dibuat, dimainkan, disimpan disana, sumpah ya angklungnya banyaaaaaak banget dan disana lah kami diberi suguhan penampilan anak-anak kecil main angklung dan nari-nari dengan indahnya. hehe sampe pengen nangis liatnya. Kita juga diajari main angklung bareng-bareng seIndonesia, hahaha, waktu itu lagunya Heal The World-MJ.
4. Lain-lain, yang tidak perlu disebutkan, seperti foto-foto, makan, minum, sharing sama temen-teme, mandi, tidur, pipis, menggila, gangguin orang tidur,invasi kamar temen dari Bali, bangunin temen-temen di malem terakhir, nyanyi lagu Aku Anak Indonesia (eh, iya ga ya itu judulnya??), joget-joget, smsan, telpon, tukeran oleh-oleh dari berbagai provinsi, gosipin orang . . . (ga perlu ditulis tp ujung-ujungnya ditulis juga)
![]() |
| Foto sama temen-temen Kalimantan Tengah |
![]() | |
| Valent (Duta Kesehatan Anak Jawa tengah 2010) dan Zakki (Duta Kesehatan Anak Jawa tengah 2011) *eh mukanya Zakki sok banci tu aslinya gak begitu kok hahahahahaha |
Oh ya, dan yang pasti ada di KAI adalah pada saat malam terakhir, malam budaya, ya, dimana setiap provinsi harus menampilkan 1 persembahan budaya di sana.
Yang aku selalu inget di malam budaya KAI X adalah . . . aku menyanyikan lagu ciptaanku, lagu yang memperjuangkan hak anak, di depan seluruh perwakilan anak Indonesia, dan ternyata disana ada Kak Seto juga. Setelah selesai, saat aku salaman dengan beliau, beliau berkata, "saya dengar lagumu, bagus sekali"
Rasanya aku seneng buanget sampe mau teriak-teriak lari-lari keliling Saung Udjo terus balik Boyolali hahahaha..
Btw.. biarpun kami adalah anak-anak, mungkin kalian juga anak-anak lho, karena anak adalah semua orang di bawah 18 tahun termasuk yg ada dalam kandungan ibu. sekarangpun aku masih anak-anak. Noooooooo masa anak-anakku tinggal beberapa bulan lagi :(
sweet regards, Valentina Lakhsmi :)






