A Message for Pet Lovers

 Are you a pet lover? Are you a pet owner? Then you MUST read this!

"Ten commandments for a responsible pet owner"

By Ana M. Ricoha

1. My life is likely to last 10-15 years. Any separation from you will be painful.
Remember guys, mereka itu umurnya tidak panjang. kalau sehat, paling lama kira-kira ya 20 tahun. Sudah umurnya pendek, jangan terlalu sering ditinggal pergi. saat-saat bersama kalian itu pasti sangat sangat berarti dalam hidupnya.

2. Give me time to understand what you want of me.
Kadang kita sering marah kalau mereka sulit diatur. diajari untuk duduk, sulit. diajari untuk menangkap dan mengembalikan bola tidak segampang membalikkan telapak tangan. mereka bisa, tapi butuh waktu untuk belajar. mereka butuh waktu untuk memahami apa yang kita maksud, just like people do.

3. Place your trust in me.
Percayalah bahwa mereka tidak akan mencelakaimu, ketika memang kita menyayangi dan merawat mereka, yakin lah mereka mengenal kita, mereka pun menyayangi kita. ketika ada orang asing mereka akan memberi pertanda. ketika ada orang yang mereka rasa jahat, mereka akan memberitahumu dengan cara mereka. They will try their best to do the best for you.

4. Don't be angry with me for long, and don't lock me up as punishment, you have your work, your friends and your entertainment. I ONLY HAVE YOU.
Reward and punishment itu perlu, tapi secukupnya saja. Sejak kita memisahkannya dari induk dan saudara-saudaranya, ya, memang hanya kita yang mereka miliki. Ketika kita marah dan tidak mau bertemu dengan nya dalam waktu lama, kebayang kan apa yang mereka rasakan? 

5. Talk to me. Even if I don't understand the words, I understand your voice when it's speaking to me.
Saya sendiri merasakan, ketika saya marah dengan nada tinggi, peliharaan saya akan diam dan menurut. Ketika saya memintanya duduk dia akan duduk. Ketika saya memanggilnya, dia akan mendekat pada saya. Dan ketika saya menangis, dia akan selalu berada di sekitar saya dan tidak beranjak dari sana. Mereka tidak mengerti bahasa kita, tapi mereka perlahan mengerti lewat nada suara kita.

6. Be aware that however you treat me, I'll never forget it.
It's obvious. Ketika kita memang benar-benar menyayanginya, memberi makan, memandikan, merawat ketika sakit, mereka akan mengingatnya bahwa itulah kita yang melakukannya. Namun ketika kita berbuat tidak baik padanya, mereka pun tidak akan lupa bahwa kita lah yang memperlakukannya seperti demikian.

7. Before you hit me, remember that I have teeth that could easily crush the bones in your hand, but I choose not to.
Mereka bisa menggigit kita, maksud saya, benar-benar menggigit, tapi mereka tidak lakukan karena mereka menyayangi kita. Ingatlah itu, sebelum kita memukul mereka. Punishment jangan diberikan berlebihan teman. :)

8. Before you scold me for being lazy or uncooperative, ask yourself if something might be bothering me, perhaps I'm not getting the right food, I've been out in the sun to long, or my heart may be getting old and weak.
Ini yang biasa kita luupakan. Kita buru-buru marah ketika mereka tidak menurut, ketika mereka malas dan hanya tidur-tiduran saja. coba cek, apa kalian sudah memberi makan? apakah dia sedang tidak sehat? ataukah mungkin memang dia sudah tua...

9. Take care of me when I get old, You too will grow old.
This is clearly obvious. :)

10. Go with me on difficult journeys. Never say, "I can't bear to watch it" or " let it happen in my absence". Everything is easier for ME If you are there. Remember, I LOVE YOU.
 
Saya pernah mengalami ini. Anjing saya tertabrak motor dan tidak bisa berjalan. Bahkan kakinya tidak bisa digerakkan, kalau dipaksa ia akan menggigit karena kesakitan, sungguh! saya berkali-kali digigit sampai berdarah hanya karena saya nggak terima kalau dia tidak bisa lari-lari dan main-main seperti sebelumnya.
Keluarga saya sudah pasrah saja melihat dia tidak bisa bergerak, tidak mau makan dan minum, lemeees sekali. Saya yang kuliah di luar kota akhirnya pulang dan nglaju tiap hari untuk merawatnya. saya sering memeluknya sambil menangis dan membuat ayah saya tersentuh dan menelepon dokter hewan yang dikenalnya. Dokter itu mengatakan anjingku harus rontgen, tapi saya tidak membawanya ke klinik untuk rontgen karena saya tidak punya banyak uang dan tidak mau meminta uang orangtua saya. Saya sempat berpikir untuk memberikannya ke penangkaran hewan, sempat googling tentang tempat-tempat seperti itu, karena saya hampir tidak punya harapan dia akan sembuh.
Tapi rasa sayang pada nya memang terlalu besar....
Akhirnya saya tiap hari menyuapi dia dengan makanan yang kaya protein, "meminumkan" susu ke mulutnya, mengompres kakinya yang bengkak, membersihkan tempat tidurnya ketika dia ngompol (karena tidak bisa berdiri dan jongkok), dan dengan sepengetahuan saya tentang obat anti-inflamasi, analgetik dan antibiotik (dan dibantu kakak saya) saya meminumkan obat-obat itu setiap hari.
Sebelum berangkat ke kampus saya sempatkan merawat dia dan mengajarinya pelan-pelan untuk berdiri, walaupun harus siap-siap tangan berdarah lagi. Begitu terus setiap hari, sampai hampir 1 bulan, dan dengan doa yang terus menerus Tuhan berikan kesembuhan buat dia. :)
Saya bersyukur saya tidak menyerah saat itu, apalagi setelah membaca kalimat ini. "
Go with me on difficult journeys. Never say, "I can't bear to watch it" or " let it happen in my absence". Everything is easier for ME If you are there. Remember, I LOVE YOU. " I have go with her on her difficult time, saat dia benar-benar kesakitan, dia tidak punya tenaga untuk bergerak. Saya memang hampir selalu menangis ketika melihat keadaannya tapi saya berusaha menghadapinya, karena dia memang butuh saya.

Sebaliknya, saya pernah kehilangan anjing yang meninggal saat saya di kampus. rasanya bener-bener sesek, saya tidak menemaninya di saat-saat terakhir. Saya ingat saya sering marah pada anjing itu, sering memukulnya, menguncinya di kandang, dan saya benar-benar menyesal... dan tidak akan mengulangnya lagi.

Ini dia foto anjing kesayanganku sekarang, yang sudah sembuh dari sakitnyaaa.. Namanya Cilla dan dia sangaaaaat aktif. Dia suka bermain bola, dia suka menangkap shuttle cock yang jatuh ketika aku dan adik-adikku bermain bulutangkis, dia suka tiduran di kolong meja atau kursi, tapi ketika memang ngantuk, dia kayak kebooooo. hehe :)



 sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Thankyou so much! :)

It's been a long time after the last post I have posted. It's been a long time after my birthday. It's been a long time after the "tragedy" that was happened in my life. It's been a long time after my life's changed. And this is the time I have to share the good things, and delete permanently the bad things in my blog.

Pertama-tama saya ucapkan halo pada kalian semua, dan kalian akan menjawabnya dengan "haaaai". Saya ucapkan hai dan kalian menjawab "halooooo". Saya bilang, "Halo-halo-hai" dan kalian menjawab, "Hai-hai-halo". Hahahaha, itu adalah sapaan tradisi yang sudah turun temurun, mendarah daging, dan beranak pinak (opo seh) di dunia Forum Anak.

wah, banyak sekali yang ingin saya ungkapkan di blog ini. :)

Saya katakan bahwa my life has changed now, because of a tragedy. Sebenernya tragedi apa sih?
Kejadian itu adalah salah satu pengalaman hidup yang sangat berharga bagi saya. Yaitu ketika saya dipisahkan dari "sesuatu" yang sangat berharga bagi saya, ketika saya dicacimaki oleh seseorang yang sebelumnya (wrongly) sangat saya sayangi, ketika orang itu pula yang membuat saya punya musuh. Bahkan orang itu pula yang menciptakan cerita-cerita tidak benar dan sampai ke telinga teman-temanku, fortunately, teman-temanku baik dan mereka memberitahuku.Hehe :)

Pernahkah teman-teman mempunyai "sesuatu" yang sangat disayangi? mungkin sahabat, saudara, hewan peliharaan, barang kesayangan yang berarti?
Rasanya seperti apa jika kemudian tiba-tiba "dia" yang kalian sayangi itu out of your reach?
Kalau kata anak gaul jaman sekarang, rasanya nyesek. hehe..

Pernahkah teman-teman merasakan orang yang kalian sayangi berubah seluruhnya, yang sebelumnya membawa kebahagiaan tiba-tiba menghancurkan semuanya? yang sebelumnya mengatakan kebaikan tiba-tiba mengatakan hal-hal buruk?
Bagi saya, memang (kalo anak gaul jaman sekarang bilang) nyesek banget. Jauh, jauh lebih daripada itu.

Tapi justru inilah yang saya syukuri.
Seluruh keluarga saya tahu akan hal ini, ketika saya menangis di gereja, mereka tahu benar apa yang saya rasakan, mereka lah yang menghibur saya dan menguatkan saya kembali. Mereka meyakinkan saya bahwa Tuhan punya rencana baik, Tuhan tak pernah tinggal diam, dan, siapapun yang menanam maka ia akan menuai. Saya sungguh merasakan "keluarga" saya dalam masalah saya, sebelumnya saya jarang sekali menceritakan masalah-masalah saya pada mereka. Tapi mulai saat itu saya tahu, kekuatan saya ada di dalam mereka.
Adalah hal yang sangat salah ketika saya memprioritaskan pacar atau teman diatas keluarga. Mereka bisa pergi begitu saja tanpa rasa bersalah, tapi keluarga takkan meninggalkanmu. Mereka bisa berubah dan "membuang"mu, tapi keluarga akan tetap memilikimu. Mereka bisa menjatuhkan mu dan menusukmu dari belakang, tapi keluarga akan menguatkanmu. Mereka bisa berpura-pura menyayangimu dan memanfaatkanmu, tapi KELUARGA SUNGGUH MENYAYANGIMU.

Awalnya, rasa dendam tidak mau pergi, apalagi tanpa ada kata maaf yang terucap dari "pihak"nya. Tapi Tuhan bertindak. Ketika itu, malam Paskah, saya ke gereja bersama saudara-saudari. Di akhir misa, saya merasakan sungguh-sungguh rindu pada "sesuatu" yang sangat saya sayang dan tidak akan bisa kutemui lagi. Saya ingat ketika "dia" menunggu saya pulang kuliah di rumah, ketika "dia" selalu tidur di kaki saya saat saya belajar, ketika "dia" selalu mengajak bermain saat saya menangis, ketika "dia" tidur di samping tempat tidur saya saat saya pun tidur, ketika "dia" ngumpet di bawah kursi saat saya marah... hahaha. dan saya tidak akan pernah melihatnya lagi. Saya mulai menangis di gereja. Rasa marah, dendam, benci pun mulai mengikuti. Perasaan makin tidak menentu saat malam Paskah itu.
Kemudian saya berdoa dan berdoa. Dimana pun "dia" sekarang, Tuhan yang akan menjaganya. Saya hanya berdoa dan berdoa, "dia" selalu sehat, tetap lincah dan masih ingat pada saya. hehehe. Saya pun berdoa, saya butuh kekuatan dari Tuhan.

Ternyata Tuhan mengabulkannya, walau saya tidak tahu bagaimana kabar "dia" sekarang, tapi saya yakin sampai kapanpun "dia" tidak akan lupa pada orang yang membesarkan "dia", dan saya memang diberikan kekuatan dari Tuhan sejak malam Paskah itu. Saya diberi kekuatan untuk merelakan, kekuatan untuk memaafkan, kekuatan untuk mengampuni dan menghadapi hari esok dengan harapan baru, Saya tahu Tuhan akan berikan kebahagiaan yang jauh, jauh lebih besar dari yang telah hilang.

Sampai saat ini tidak ada kata maaf dan saya tidak mengharapkannya lagi, saya bersyukur, sebab saya telah lama diberikan kekuatan pengampunan dari Tuhan.
Trimakasih, hai, kamu yang tidak lagi saya kenal, kepergianmu membuat hidup saya berubah menjadi jauh, jauh, jauuuuuh lebih baik. :) :) :)

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Ketuklah maka pintu akan dibukakan ..

It's gonna be the shortest post I've ever made. :p
Hari ini nonton FTV, ada scene dimana ada seorang cewek curhat pada Ayahnya. Ia takut hubungannya dengan pacarnya ngga direstui oleh orangtua pacarnya. dan ini jawaban Ayahnya.

 Ketuklah, maka pintu akan dibukakan untukmu. Masa kamu udah ngetuk 1000x, tidak juga dibukakan?

Entahlah, rasanya damai aja mendengar kalimat-kalimat itu. menunjukkan bahwa harapan itu ngga pernah habis. perjuangan itu ngga akan sia-sia. kita harus berusaha mengetuk supaya pintu dibukakan. kita harus mau bergerak dan berubah supaya bisa mendapatkan apa yang kita harapkan.

Mintalah maka akan diberikan kepadamu. Mintalah dalam nama Tuhan. Hmm.. Nice thing to close this tiring day. :)

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

When You Love Someone ..

WHEN YOU LOVE SOMEONE (Endah n Rhesa)

i love you but it’s not so easy  to make you here with me
i wanna touch and hold you forever but you’re still in my dream

and I can’t stand to wait your love is coming to my life
but I still have a time to break a silence

when you love someone just be brave to say
that you want him to be with you
when you hold your love don’t ever let him go
or you will loose your chance to make your dream come true

i used to hide and watch you from a distance
and i knew you realized
i was looking for a time to get closer
at least to say hello
and I can’t stand to wait your love is coming to my life

i never thought that i’m so strong
i stuck on you and wait so long
but when love comes it can’t be wrong
don’t ever give up, just try and try to get what you want
cause love will find the way


When you love someone, daripada galau, mending diomongin bro ke orangnya. Walaupun harus siap dengan konsekuensi apapun ya. :p :p

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Aku bisa donorin darahku nggak yaa?

Temen-temen, pernah donor darah ngga? Hayoooo, yang belum pernah, sekali-kali coba yaaaa. Ngga usah takuut, cuma diambil darahnya dikit kok, ditusuk jarum ngga sakit juga kok.

Narsis abis tugas di aksi donor darah massal :D


Valent dah pernah donor darah? Belum. HAHAHAHAHA. Abisnya, takut sih tekanan darahku rendah banget, 90/60, otomatis tereliminasi, ngga boleh ikut donorin darah.
Emangnya, apa aja sih syarat untuk donor darah? Nah, hal-hal ini aku tahu semenjak aku ikut PMI ke daerah-daerah untuk mengadakan donor darah rutin. Pengalaman yang sangat menyenangkan dan menambah wawasan, akan aku ceritakan di post selanjutnya. :D
Yang pertama nih. Kamu harus sudah mencapai usia 17 tahun untuk bisa mendonorkan darahmu. Kenapa gitu ya Lent? Sejauh yang aku tau dan aku baca di www.redcrossblood.org sih bahwa usia 17 tahun adalah usia dimana tubuh sudah dianggap cukup "dewasa" dari segi medis maupun dalam menentukan persetujuannya sendiri untuk mendonorkan darahnya. Di berbagai negara, utamanya Indonesia, dibawah 18 tahun kan masih anak. dan selain itu, ada syarat minimal berat badan, yaitu, 45 kg. jadi jangan sedih kalo gendut, kalian dapet tiket lolos 1 tingkat untuk cek kesehatan donor darah. HAHA.
Next, tekanan darah kamu harus dalam kondisi aman. Redcross sih pakai batas atas 180/100 dan batas bawah 80/50, tapi selama aku praktek di PMI, yang memiliki tekanan darah lebih dari atau sama dengan 160/100 maupun kurang dari atau sama dengan 90/60, sudah dieliminasi terlebih dahulu. Kenapa emangnya Lent? Kalo dari diskusi aku dan kakakku yang juga praktek di PMI, orang dengan tekanan darah tinggi itu kemungkinan mengalami vasokonstriksi perifer, padahal dengan pasokan darah normal misalnya. Nah, kalo kita ambil darahnya, pasokan darah berkurang + vasokonstriksi = kemungkinan bisa terjadi hipoksia nantinya. Alasan lain mungkin berkaitan dengan penyakit-penyakit yang memiliki efek hipertensi, seperti DM. Sedangkan orang dengan tekanan darah rendah, jelas kalo diambil darahnya ngga akan kuat, efeknya juga hipoksia, seringnya sih, pingsan kalo dipaksakan diambil darahnya. Kalo emang pingsan (sinkop) nih, langkah pertama yang harus dilakukan adalah, membaringkan pasien di tempat tidur tanpa bantal dan kaki disangga dengan bantal supaya lebih tinggi dari kepala, melancarkan aliran darah ke otak sehingga pasien bisa sadar kembali. Oya, tambah minum manis ya, supaya terjadi glikolisis dan terbentuklah energi si pasien kembali.
Lanjut. Kamu juga ngga boleh deg-degan karena akan membuatmu mengalami takikardi alias denyut nadi dan detak jantungnya berlari-lari kayak dikejar anjing (APASIH). Normalnya denyut nadi itu antara 60-100 kali per menit. Lebih dari itu disebut takikardi dan kurang dari itu disebut bradikardi. Nah orang dengan takikardi maupun bradikardi bakalan disuruh bawa kopernya pulang ke kampung halaman (backsound : Menuju Puncak). Kecuali, dengan berbagai pertimbangan dokter, misalnya, takikardi relatif atau sebagai respon fisiologis terhadap aktivitas fisik yang berlebihan. biasanya, disuruh istirahat dulu baru diperiksa lagi.
Selanjutnya, salah satu yang terpenting, yaitu Hb (Hemoglobin). Kamu harus memiliki Hb diatas 12,5 untuk bisa lanjut ke sesi berikutnya. Biasanya untuk screening awal, dokter akan melihat konjungtiva apakah ada CA (Conjunctiva Anemic) atau tidak, bibir dan kukunya apakah pucat atau sianosis. Baru kemudian dicek Hb nya jika diperlukan. Kalo anemia, ngga bakal lolos bu, karena anda saja kekurangan, masa mau dikurangi lagi? hehehee.
Oya, yang ngga kalah penting, untuk cewek terutama, jangan sekali-kali donor waktu kalian haid ya. udah banyak darah yang keluar jengggg. jangan tambah dikeluarin lagi. HAHAHA.
Suhu juga penting. Karena demam adalah salah satu manifestasi pertahanan tubuh terhadap "sesuatu". sesuatu apa Lent? ya SESUATU. Hahahaha. Misalnya, infeksi virus (flu misalnya, atau flu, atau flu, ahahaha) maupun bakteri (TB, atau TBC, atau Tuberculosis, sama aja) tubuhmu akan merespon dengan sistem imunnya dan mempengaruhi pusat pengaturan suhu tubuh di hipotalamus, jadilah demam (sebenernya prosesnya ngga sesederhana itu sodara-sodara).
Biasanya, di blanko donor darah itu ada kolom-kolom yang harus diisi pendonor tentang "riwayat"nya, misalnya adakah pernah mengidap penyakit tertentu seperti hepatitis, cancer, HIV/AIDS, pernahkah mengkonsumsi narkoba, bertato, apakah punya alergi, dan lain-lain yang akan menjadi pertimbangan dokter dalam meluluskanmu atau tidak. (maaf, banyak banget jadi ngga hapal, hahahaha)

Gimana? Masih bingung mau donor darah apa ngga? Hey, setetes darahmu sangat berharga lho (sapa tu barusan yang ngetik? bijak amat HAHAHA). Ngga percaya? Darahmu itu banyak yang membutuhkan..
untuk wanita dengan komplikasi kehamilan, seperti kehamilan ektopik dan perdarahan sebelum, selama atau setelah melahirkan;
untuk anak-anak dengan anemia berat yang sering dihasilkan dari malaria atau kekurangan gizi;
untuk orang dengan kecelakaan berikut trauma yang parah, dan
untuk banyak pasien bedah dan kanker.

Darahmu juga diperlukan untuk transfusi rutin untuk orang dengan kondisi seperti talasemia dan penyakit sel sabit dan digunakan untuk membuat produk seperti faktor pembekuan untuk orang dengan hemofilia.

Darah adalah hadiah yang paling berharga yang ada yang bisa memberi kepada orang lain - karunia kehidupan. Sebuah keputusan untuk menyumbangkan darah Anda dapat menyelamatkan hidup, atau bahkan beberapa jika darah dipisahkan menjadi komponen-komponennya - sel darah merah, trombosit dan plasma - yang dapat digunakan secara individual untuk pasien dengan kondisi tertentu.

Gimana? Mau kan coba untuk donor darah? :) 


 

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Between Ina, Papa, and His Car :D

Hi pops.. lagi pengen berbagi cerita nih. kalo kemaren aku nulis sesuatu yang berbobot (apanyaaaa?? hahaha) sekarang aku mau nulis pengalaman yang nggak penting disini.

Kemaren, Papa ku yang paling ganteng paling baik paling pinter paling bijaksana paling okeeee sedunia, minta aku mengantar beliau ke Simo. Simo itu mana sih? Simo itu adalah salah satu kecamatan yang "mendalam" di Kabupaten Boyolali. Mengantar naik apa? Mobil. Padahal, anjingku pun tahu kalo aku nggak bisa mengendarai sesuatu bernama mobil itu. Tapi ya pada akhirnya aku anggep itu sebagai tantangan, pikirku, ah lewat jalan kecil gitu kan nggak begitu susah, itung-itung buat belajar mobil. Papa ku praktek di Rumah Sakit Simo, yah, pikirku, sekali-kali deh nganter, biasanya dianter. :)
Oke, akhirnya aku kendarai lah mobil itu dengan sok bisa, dengan Papa disampingku sebagai "GPS" nya karena aku sendiri nggak tau kalo ke Simo itu lewat mana. Setelah cukup jauh dan aku merasa pede, hahaha, ternyata gini doang to naik mobil?? ehhhh ternyata setelah sampai Simo, kok lanjut terus ya.
Dan aku menyadari jalannya makin ngeri. lubang di jalan makin banyak, bis yang lewat makin ngawur, dan tubuhku makin berkeringat. rupanya AC nya nggak nyala.
Papa ku mengangkat telepon dan berkata "Udah selesai belum? Andongnya di sebelah mana to?"
WTH, ternyata ke Andong, Andong itu mana? Pokoknya makin mendalam lagi deh.
 Singkat cerita, sampailah kami di tempat yang dimaksudkan, SMA Negeri 1 Andong, parahnya, ternyata disana ada donor darah. Aku biasanya bantu Papa cek kesehatan para pasien yang mau donor darah, dengan dandanan oke punya, pake jas putih dan berkalungkan stetoskop. EEEEE sekarang aku dateng dengan kaos dan celana pendek, muka apa adanya dan rambut lepek karena berkeringat sepanjang jalan. Entah mau ditaruh mana mukaku yang cantik ini (HAHHH)
Akhirnya aku lewat depan anak-anak SMA itu dan duduk agak jauh dari Papaku, terus main hape sambil pegang kunci mobil, berharap orang-orang mengira aku ini sopir pribadinya Papa. bukan anaknya yang biasa meriksa pasien donor.
Tapi ternyata nggak berhasil, mungkin muka ku gimanapun emang nggak cocok jadi sopir ya (HAHAHA), tiba-tiba temen-temennya Papa yang orang PMI juga, menghampiriku dan membawakan sekotak makan siang. "Ayo mbak dimakan dulu"
Aku masih berharap, aku cuma dianggap sopir dan ada makanan sisa yang gapapa deh dikasih ke sopir. Aku cuma mengiyakan dan nggak menyentuh makanan itu sama sekali. Tapi selang berapa menit selalu ada bapak-bapak atau ibu-ibu yang mendatangiku dan akhirnya berkata "Ayo makan di dalem aja mbak, Papa di dalem kok."
Jedeeeer. kasian banget papaku. pasti malu banget punya anak kayak aku. di depan temennya Papa masa pake baju rumahan dan muka bantal!
Akhirnya aku lalui masa penuh siksaan batin di lokasi donor darah itu. Kami pulang dannnnnn di jalan pulang ternyata Papa ku punya kejutan lagi buat aku. Jalan balik nya beda dengan jalan berangkat tadi. lewat lembah-lembah gitu, berkelok-kelok dan di tepi nya jurang, naik turun di jalan sempit di belakang bus dan truk dan kudu nyalib. Jauuuuh banget tapi akkhirnya tembus juga di jalan raya Boyolali-Solo. Setelah lewat jalan ekstrem akhirnya dilewatkan jalan besar dengan mobil-mobil kecepatan tinggi. Nggak ketinggalan, dikasih tantangan parkirin mobil diantara dua bata yang disetting Papa sedemikian rupa.

Benar-benar hari tak terlupakan dan at least aku udah bisa melewati berbagai medan dengan mobil sekarang!

Papa ku memang hebaaaat dan punya cara untuk mempermalukan akuuuuu. hahahaha love you papaaa :*


sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

"Didikan" yang "Membesarkan"

Pernahkah kamu berpikir, kalo aku punya anak nantinya, akan kudidik seperti apa ya?
bukan, bukan karena aku pengen cepet-cepet punya anak, tapi karena pendidikan terhadap anak itu efeknya "megang" banget buat hidupnya, terutama pendidikan dalam keluarga.

http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/aa/begin.jpg


Kemarin, aku ngobrol dengan salah seorang temenku (temen yang sangaaaaat dewasa, bukan tua lho, hehe) mulai dari hal-hal sepele sampai ke hal-hal yang amat sepele. Misalnya, soal tidur siang. Dia bercerita kalo sejak kecil dididik oleh orangtuanya untuk sarapan dan tidur siang setiap hari, walaupun nggak ada yang nyangkal bahwa kadang tidur dipaksa itu nggak enak, jadi pura-pura merem aja terus nonton tivi kalo dah ditinggal pergi.
Karena "paksaan" itu maka dia terbiasa untuk selalu sarapan dan tidur siang setiap hari sampai dewasa.
Beda dengan aku. aku dulu waktu kecil jarang disuruh tidur siang, karena dulu waktu kecil aku udah sibuk. HAHAHAHA. sibuk apa? hanya orang-orang tertentu yang tau. :D
aku juga jarang disuruh sarapan, karena walaupun bangunku pagi, kadang siap-siapnya lamaaaa, jadi sarapannya dimasukin ke tupperware, jadiin bekal deh. hehe. alhasil sampe SMA, bahkan sampe kuliah sekarang pun aku biasa aja kalo nggak sarapan. nggak makan sampe sore pun biasa (kalo ini bukan karena dididik seperti itu, tapi karena lama merantau, sayang ama duit hehe)
aku juga nggak terbiasa tidur siang, justru kalo dipaksa tidur siang malah pusing jadinya. KECUALI memang ngantuk dan pusing abis begadang semalaman karena rutinitas mahasiswa (baca suka duka anak kedokteran disini)

Ada pula, fenomena yang nggak asing bagi kita, bahwa seorang anak yang dibesarkan di keluarga yang memanjakannya, ya, sampai dewasa kalo memang tetap seperti itu ya akan jadi orang yang manja. gampang mengeluh, suka menuntut, "terima hasil" atau apapun sebagainya. Sementara seorang anak yang memang dibesarkan untuk mandiri, ya, dia akan lebih dipercaya untuk tinggal jauh dari orangtuanya kelak, dengan kepribadian yang tough dan ngga gampang menyerah. nggak perlu disangkal, pasti kalian banyak menemukannya diantara temen-temen kalian, temen kosan mungkin, atau bahkan kalian sendiri? hehe

Yah, itu cuma beberapa contoh saja. Lalu gimana cara yang tepat kira-kira, supaya kelak generasi kita dan generasi setelah kita itu memiliki kualitas yang baik? tentu bergantung bagaimana kita mendidiknya bukan?
Bayangkan saja kalo yang menjadi pemimpin masa depan itu adalah orang-orang yang bingung setengah mati ketika kulitnya menghitam, atau yang galau karena bingung memilih warna kutek, atau yang setiap hari kerjaannya kelayapan sampe malam untuk minum alkohol dan membuang-buang uang?
Tapi bershowerlah bersyukurlah di sekitar kita (atau mungkin kita sendiri) yang masih mempergunakan waktunya untuk hal-hal berguna, yang mau berjuang meraih cita-cita, yang mau berpikir kritis untuk masa depan, yang bisa menjuarai Olimpiade Fisika tingkat nasional (baru-baru ini Indonesia dapet 2 emas kan? hebat :)) dan yang bisa meluangkan waktunya untuk hal-hal positif, bukan hanya online facebook dan baca blog-blog payah seperti ini (iyaa, saya juga kesindir kok)

Mungkin yang harus diterapkan adalah bagaimana membentuk keseimbangan antara belajar, bermain, berdoa, berkegiatan, bersosialisasi dan mengarahkannya kepada hal-hal yang positif dan berguna namun menyenangkan. satu yang juga penting dipegang, bagaimanapun "fun" itu penting, bahkan di game The Sims pun ada kolom tersendiri untuk fun. apalagi untuk seorang anak, bukan berarti mengajarinya untuk melakukan hal positif adalah dengan menghapuskan bermain dan rekreasinya. Itu termasuk hak anak loh. :)

sweet regards, Valentina Lakhsmi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments